Just another WordPress.com weblog with my stories and education tutorial

Archive for June, 2009

tips membeli blackberry bekas


http://www.detikinet.com/read/2009/06/17/080110/1149098/731/tips-membeli-blackberry-bekas

InetBerry – Membeli BlackBerry bekas tidaklah sesederhana seperti membeli ponsel bekas lainnya. Jangan sampai tertipu. Ada beberapa hal yang harus Anda cermati sebelum memutuskan untuk membelinya.

Anda jelas perlu memeriksa dengan teliti spesifikasi produknya. Alasannya, banyak pengguna akhirnya tak bisa akses sama sekali layanan karena PIN disuspen (ditolak) atau sebelumnya menggunakan jenis layanan operator berbeda (PIN belum dirilis).

Salah satu cara mudah dalam persoalan spesifikasi ini bisa dilakukan dengan melakukan WIPE BlackBerry alias mereset secara manual perangkat agar data yang ada sebelumnya bisa hilang. Cara WIPE adalah sebagai berikut:

Masuk menu OPTIONS >> SECURITY OPTIONS >> GENERAL SETTINGS >> Tekan logo BlackBerry disamping gambar telepon hijau >> Pilih menu WIPE HANDHELD >> Ketikan tulisan BlackBerry. Proses WIPE pun berjalan.

Jika proses itu sudah tuntas, maka masukkan SIM Card Anda yang sudah bisa mengakses layanan BlackBerry.

Lihat logo tulisan di gprs/edge/3g di sebelah kanan layar ponsel Anda. Apabila tulisannya masih huruf kecil, kemungkinan besar PIN ponsel disuspen. Cara ini juga bisa memastikan bahwa memori selanjutnya akan kosong, tidak lagi terisi berbagai aplikasi bawaan dari pemilik sebelumnya.

Di sisi lain, Anda juga bisa mencoba memperbesar huruf kapital tadi dengan masuk menu OPTIONS, lalu ADVANCED OPTIONS, lalu HOST ROUTING TABLE, lalu klik simbol BlackBerry, dan selanjutnya pilih menu REGISTER NOW.

Apabila dua cara ini dilakukan dan huruf masih kecil, besar kemungkinan suspen atas personel identification number/PIN masih terjadi sehingga BlackBerry bekas hanya bisa menelepon dan SMS. Pembeli unit seken juga tak kalah penting memeriksa IT policy dengan melakukan sebagai berikut:

Masuk menu OPTIONS >> SECURITY OPTIONS >> FIREWALL.  Jika muncul tulisan enabled  dengan logo gembok merah di sebelahnya, maka BlackBerry bekas terkena kebijakan internet dari pengguna sebelumnya.

Kebijakan sebelumnya, misalnya BlackBerry Entreprise Service (BES), akan membuat Anda tidak bisa mengakses layanan internet di luar yang telah ditentukan sehingga kenyamanan berselancar di dunia maya akan terganggu.

Jadi, dua kunci utama dalam membeli BlackBerry bekas adalah memastikan bahwa PIN tidak disuspen dan layanan sudah bebas dari kebijakan pengguna sebelumnya (PIN sudah dirilis). Prosedur lainnya yang tidak kalah penting adalah memperhatikan kesesuaian nomor PIN dan IMEI di menu status dengan di dus BlackBerry Anda.

Jika ternyata berbeda, sangat disarankan untuk tidak dibeli daripada berabe di kemudian hari. Saran lainnya, sama saja dengan membeli ponsel standar. Misalnya kondisi barang (mulus atau tidak), kualitas microphone, tata letak keypad, efek vibrator, dan lainnya.

Yang jelas, membeli BlackBerry bekas tidaklah sesederhana seperti membeli ponsel bekas lainnya. Jangan sampai tertipu!

Advertisements

coinachance.com receh pun sangat berguna bagi mereka yang sangat membutuhkan untuk menggapai cita2 mereka


Beberapa waktu lalu di salah satu status chatting temen kantor saya di menyerukan “ cpba baca http://coinachance.com/ , nyoba yuuk di kantor ini, ntar gw yang nyediain tempat koinnya dehh “ Saya langsung buka…karena ini adalah kaya blog gitu…yang muncul adalah cerita anak bernama Guntur…artikel nya gak nyambung dengan nama link…

setelah baca semakin kebawa2 dan post2 sebelum nya…saya jadi mengerti isi dari website ini…

Pertama yang mau katakan adalah..ini adalah konsep yang bagus…mirip kaya program orang tua asuh….menyumbang2 gitu…tapi ini untuk anak yang kesulitan keuangan keluarga….tiba2 saya mendapat sebuah renungan… Renungan pertama saya adalah “ pernah kan orang2 care dengan uang receh apalagi 25 perak?”…karena sebuah supermarket bernama “pahlawan” masi menggunakan uang receh 25 perak sampai kadang kalo gak ada uang 100 dan 200 malah di ganti dengan 25 perak…dan saya pernah bertransaksi di supermarket  “pasar HYPER”..nah mereka tidak perna mau menerima kalo customer nya membayar dengan uang 25…pernah saya punya uang 1000 rupiah dari kumpulan 25 perak..dan uda saya seloptip…eh malah di tolak… Dan pernah juga saya mau kasi ke pengamen uang 1000 dari kumpulan 25 perak yang saya seloptip jadi satu…..tahu kah anda apa yang di lakukan pengamen dan pengemis itu??di lempar2 aja..di buang depan mata anda…padahal pengemis / pengamen nya berumur 6 sampai 7 tahun… Dan uang 25 perak itu Cuma diterima di supermarket itu lagi dan bank Indonesia. Sisa nya gak mau menerima…apalagi orang2 yang selalu belanja di supermarket “pahlawan” …apalgi di mall TAM*N ANG**EK di daerah tomang…orang apartemen nya si kaya2 semua…dan semua rata2 belanja di supermarket…nah uang 25 perak pasti banyak…malah kalo bisa saya sarankan ke http://coinachance.com/ untuk menaruh tempat dropping nya di sana…

Renungan kedua adalah “selama ini kasi uang ke pengamen …apakah anda tidak melanggar perda pemerintah?” karena secara tidak langsung anda memperbanyak pengamen danpengemis di Jakarta.apakah anda tidak membayangkan dampak nya..mereka yang di melihat sanak sodara mereka di Jakarta bisa hidup bertahun2…orang2 kampung pun datang ke Jakarta berharap mendapat pekerjaan…kalau tidak mendapat pekerjaan..yah mereka menjadi pengemis….makin banyak lah pengemis di Jakarta ini..bukannya kita tidak respect sama mereka(pengemis dan pengamen) tapi kalo di Jakarta Cuma untuk seperti ini..kenapa mereka tidak membangun kampung mereka membantu pemerintah untuk pembangunan daerah…

Renungan ketiga adalah lanjutan dari renungan kedua “ jika mengamen makin tidak menghasilkan uang yang cukup..maka akan meningkatkan kejahatan di Jakarta ini ….apakah anda sadar yang akan terjadi setelah anda memberikan uang??”..kejahatan bertambah…itulah yang terjadi..tidak perlu jauh2..dulu Cuma ada satu stasiun tv yang ada program mengenai polisi yang menangkap penjahat dan perampokan seperti itu…sekarang?uda banyak..artinya kejahatan sering terjadi dan makin banyak bukan?anda sadar kah?anda sudah tidak aman.. Hidup ini selalu tidak adil. Itu lah yang harus di pegang prinsip nya untuk menghadapi kasus ini..karena jika kita memelihara pengemis dan pengamen..lama2 akan berdampak buruk pada kita sendiri…ibaratnya anda memelihara monster yang waktu kecil nya si tidak berbahaya dan lama2 setelah menjadi dewasa..monster tersebut akan memakan anda…

Renungan ke empat adalah “sadar kah anda tentang ada mafia yang ada dibelakang pengemis itu?? Believe or not ..it happen in Indonesia…contoh nya bisa di lihat aja film “slumdog millionare”…setau saya itu terjadi di Indonesia, china, dan india…kenyataan nya seperti itu…di china missal nya..jika anda jalan2 di sana..dan tiba2 anak anda terpisah dari anda maka sudah kemungkinan kecil untuk ketemu lagi…mereka akan memotong dan membuat anak anda cacat dan nanti disuruh untuk mengemis… Itu adalah scenario dari lama… life is not fair..begitu lah..anda secara tidak langsung membuat mafia tersebut makin kaya…di Indonesia misalnya…saya pernah menonton sebuah tv brita yang mengatakan bahwa anak gadis bapak A hilang dan sudah 3 minggu lebih hilang….di kota A Kan kebetulan di ketemukan oleh kakak nya / relasi nya bapak A di sebuah kereta dari kota B menuju kota C sedang menyapu2 kereta untuk mendapatkan uang..dan uang itu di setorkan ke orang yang menculik…

Renungan ke lima adalah “apakah selama nya materi yang anda kejar?”..uang tidak segalanya…tapi memang “hampir” mutlak uang adalah segala2 nya…apakah uang akan memberikan kebahagian? Apakah uang akan memberikan kasih sayang?

Renungan ke enam adalah “dengan memiliki gaji(tidak memandang berapa pun) …apakah anda tidak pernah sedikit pun terbesit untuk menyumbangkan 100 perak aja .????? “ …100 perak apakah itu masi worth it bagi anda? Apalagi uang 25 perak dan 50 perak…..is it still worth it??? Apalagi setelah saya liat di website nya uang yang terkumpul adalah Rp. 6,396,390,-…pertanyaan saya adalah dari mana uang 90 perak itu??ok let say itu antara 50 perak dan 40 perak….trus memang nya masi ada uang 20 perak?10 perak?

Renungan ke tujuh adalah. ..” sudah berumur berapa anda??? Apakah masi jaman anda menimbun uang receh seperti anak kecil dan memiliki celengan ayam yang di mana suatu saat akan anda pecahkan dan anda tabung? Anda sudah memiliki gaji..dan anda sudah memiliki rekening ..”…kenapa anda tidak menyumbangkan uang receh yang dimana anda tahu yang anda sumbang bisa langsung merasakan efek pemberian dari anda.selain itu orang tersebut pun berjuang untuk menggapai cita2 nya..dan tetep berusaha.sedangkan pengemis setiap hari mengemis..mau sampai kapan????sedangkan Guntur,,dengan mendapatkan dana…dia bisa menyelesaikan pendidikan nya dan setelah mendapat pekerjaan..dia sudah tidak perlu di beri sumbangan dari anda…

Renungan ke delapan adalah “ pernah kan terlintas anda untuk beramal??beramal kepada orang yang dimana orang tersebut tidak selama nya mengharapkan dari anda…..”… Maka dari itu saya sangat mendukung acara http://coinachance.com/ maka dari itu mari temen2 kita beri receh kalian..apalagi receh2 yang di pasaran aja susah untuk dipergunakan seperti 25 perak…

Best regards Steven Tjia