Just another WordPress.com weblog with my stories and education tutorial

Archive for December, 2008

Berhenti Berlangganan Ring Back Tone (RBT) – Nada Tunggu – Nada Sambung XL


Berhenti Berlangganan Ring Back Tone (RBT) – Nada Tunggu – Nada Sambung XL

Betapa susahnya mencari informasi berhenti berlangganan Ring Back Tone (RBT) – Nada Tunggu (Nada Sambung) XL, di website nya tidak ada, di search (fasilitas dalam website) juga tidak ada. Menyedihkan! Segala cara mungkin sudah dicoba, semua kata dikirim mulai dari UNREG, STOP dan sebagainya. Setelah Googling, caranya : ketik UNSUB kirim ke 1818 Bandingkan dengan operator lain yang memuat cara berhenti berlangganan dalam website mereka masing-masing :

Indosat (Mentari, IM3, Starone) i-Ring, Mentari ketik STOP kirim ke 808, Starone ketik : UNREG kirim ke: 808, M3 ketik UNREG kirim ke 808 * Telkomsel NSP 1212, ketik: RINGOFF Kirim ke: 1212 *

Nada Sambung Esia, ketik RING[spasi]UNSUB kirim ke 8888

Fren Ringgo ada di website mereka : http://ringgo.mobile-8.com/en/index.jsp Update: Informasi berhenti berlangganan RBT XL ada di dalam website XL tapi linknya terlalu dalam, membingungkan dan ribet! Terima kasih Mas Febz yang sudah menyampaikannya melalui comment di bawah.

Advertisements

marketing strategic 2009


erubahan kondisi ekonomi pada 2009 membuat strategi pemasaran pun berubah. Pada tahun depan, para pelaku pemasaran (marketer) tidak lagi harus mendepankan strategi get, keep, and grow, melainkan keep, get and grow.

Hal tersebut dikemukakan oleh Chaiman dan Founder MarkPlus Hermawan Kartajaya di sela-sela acara MarkPlus Conference 2009 di Hotel Ritz Carlton, SCBD Sudirman, Jakarta, Kamis (11/12/2008).

“Pemasar harus bisa keep the costumer di kuartal pertama tahun depan, kuartal kedua dan ketiga mulai mencari costumer baru, dan pada kuartal akhir berkonsentrasi kepada pertumbuhan bisnisnya,” katanya.

Ia mengatakan, keep the costumer bisa dilakukan dengan cara memilah-milah antara pelanggan yang baik dan yang buruk. Nah, yang baik inilah yang harus dipertahankan. Pemasar harus memberikan produk yang benar-benar memberikan solusi kepada pelanggan.

“Pemasar harus menjaga agar pelanggan tidak lepas dan harus meningkatkan intimacy-nya dengan pelanggan,” ujarnya.

Sedangkan get the costumer dilakukan dengan menjaring pelanggan yang sudah meninggalkan kompetitor. Tentunya dengan berbagai pertimbangan terlebih dahulu, apakah termasuk pelanggan yang baik atau yang buruk.

Kuartal keempat adalah masa yang merupakan kesempatan bagi sebuah brand untuk menjadi exciting dan menunjukkan value added-nya.

Menurutnya, ada tiga hal yang harus diperhatikan para pemasar pada tahun depan. Pertama, resesi ekonomi global yang menuntut para pemasar untuk melakukan konsolidasi kalau tidak ingin kalah bersaing atau tersungkur.

Kedua integrasi ASEAN yang dipercepat daripada semestinya. Awalnya Februari tahun depan, tapi sekarang ada yang mengusulkan pada 15 Desember ini. Sebagai dampaknya, pasar akan makin membesar. Dalam menghadapi itu, para pemasar harus fokus dan kembali pada core competency masing-masing.

Ketiga, adanya pelaksanaan Pemilu Legislatif maupun Pemilu Presiden 2009 yang membuat adanya redistribution of wealth.Para politisi akan mengalirkan dananya ke grass root yang membuat domestic market akan jadi membesar.

Kondisi pasar yang seperti itu menuntut para pemasar untuk melakuan switching dari Legacy Marketing, ke New Wave Marketing.

“New Wave Marketing rnerupakan strategi dan praktek pemasaran yang dilakukan secara online maupun offline yang mengedepankan pendekatan low budget high impact,” imbuhnya.

Menurutnya, New Wave Marketing menuntut pemasar melakukan engagement dengan pelanggan secara horisontal, eksperiensial, dan komunal.

Dalam New Wave Marketing, konsep Nine Core Element yang selama ini digunakan MarkPlus akan mengalami pengembangan menjadi The 12 Cs, New Wave Marketing, yang terdiri dari communitization, confirming, clarifying; coding, crowd-combo (co-creation, currency, communal activation conversation), commercialization, character, caring dan collaboration.

http://www.detikfinance.com/read/2008/12/11/121508/1051946/4/strategi-pemasaran-keep-get-and-grow-untuk-2009


lagi bosen diATL ni


aduh2 dari tadi gua di ATL untuk jelasin bisnis proses..

skripsi gua dari dulu2 dan bentar lagi uda deadline ni..

dulu gua gak mengharapkan skripsi di ATL binus( divisi IT binus). tetapi terjebak disini…memang keliatan keren dan bisa dapet banyak ilmu, tapi banyak gak jelas na.

skripsi BPM (business process management) dan mencakup banyak hal…

ni dari wiki pedia penjelasan sedikit

BPM, singkatan dari bahasa Inggrisbusiness process management” (“manajamen proses bisnis”), adalah suatu metode penyelarasan secara efisien suatu organisasi dengan keinginan dan kebutuhan organisasi tersebut. BPM merupakan suatu pendekatan manajemen holistik untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi bisnis seiring upaya untuk mencapai inovasi, fleksibilitas dan integrasi dengan teknologi. BPM berupaya untuk melakukan perbaikan proses secara berkelanjutan atau bisa juga disebut sebagai suatu proses ‘optimalisasi proses’.

bpm_workflow_service_pattern

sangat memusingkan…

face book, FS,YM,MSN,Gtalk, MEEBO


haiii

jangan lupa add gua di FS dan Face book dan YM gua : shincan_sleborrr@yahoo.com

dan MSN gua : shincan_sleborrr@hotmail.com

dan Google talk : steven.tjia@gmail.com dan shincan.sleborrr@gmail.com